Mengenal Karbon Aktif


Mengenal Karbon AktifKarbon aktif seringkali disebut sebagai arang aktif yang adalah suatu jenis karbon yang memiliki luas permukaan yang sangat besar. Hal ini bisa dicapai dengan mengaktifkan karbon atau arang tersebut. Hanya dengan satu gram dari karbon aktif, akan didapat suatu material yang memiliki luas permukaan kira-kira sebesar 500m (didapat dari pengukuran adsorpsi gas nitrogen).

Dalam hal ini biasanya pengaktifan hanya bertujuan untuk memperbesar luas permukaannya saja. Namun ada beberapa juga usaha yang berkaitan dengan meningkatkan kemampuan adsorpsi karbon aktif itu sendiri.

 
Pengertian dari karbon atau arang aktif adalah materi yang berasal dari material yang mengandung karbon yang terdiri dari :

  1. Batubara
  2. Kulit kelapa dan lain sebagainya

 

Dengan pengolahan tertentu yakni proses aktivasi seperti perlakuan dengan tekanan dan suhu tinggi dapat diperoleh karbon yang memiliki permukaan yang luas. Arang merupakan suatu padatan berpori yang mengandung 85-95% karbon, dihasilkan dari bahan-bahan yang mengandung karbon dengan pemanasan pada suhu tinggi. Jika pemanasan sedang berlangsung, diusahakan agar tidak terjadi kebocoran udara didalam ruangan pemanasan sehingga bahan yang mengandung karbon yang telah melalui proses pemanasan karbon hanya terkabonasi dan terokdisasi. Arang ini bermanfaat sebagai bahan bakar dan juga dapat digunakan sebagai adsorben (penyerap).

 
Daya serap dapat ditentukan dengan seberapa besar permukaan partikel dan kemampuan ini dapat menjadi lebih tinggi jika arang tersebut dilakukan aktifasi dengan bahan-bahan kimia ataupun pemanasan pada temperatur tinggi. Dengan demikian akan mengalami perubahan. Sifat-sifat Fisika dan Kimia. Arang yang demikian disebut juga sebagai arang aktif. Dalam satu gram karbon aktif, pada umumnya memiliki permukaan yang luasnya 500-1500m. Sehingga sangat efektif dan efisien dalam menangkap partikel-partikel 0.0-0.0000001mm. Akan menyerap apa saja yang kontak dengan karbon tersebut. Hal ini adalah sifat dari karbon aktif.

 
Dalam hitungan waktu kurang lebih dari 60 jam biasanya karbon aktif tersebut menjadi jenuh dan tidak aktif lagi. Kemasan yang aktif biasanya dikemas dalam kemasan yang kedap udara. Sampai tahap tertentu beberapa jenis arang aktif dapat di reaktivasi kembali meskipun demikian disarankan untuk sekali pakai. Reaktivasi karbon aktif sangat tergantung pada metode aktivasi sebelumnya. Dan hal ini harus diperhatikan keterangan yang ada pada kemasan produk tersebut.

 
Karbon aktif berfungsi untuk menyerap hasil tambang.Hasil tambang tersebut dibagi menjadi beberapa bagian :

  • Emas
  • Timah
  • Tembaga dan lain sebagainya.

 

Adapun cara untuk mendapatkan hasil tambang karbon aktif dicampurkan pada air lumpur yang mengandung bahan tambang, karbon aktif ini bisa menyerap apa saja yang dilaluinya walau material yang kecil sekalipun. Bahan-bahan tambang yang berbentuk partikel kecil tadi akan tersangkut pada karbon aktif tersebut. Setelah melalui beberapa tahap maka karbon aktif akan dibakar dan bahan tambang akan mengumpul pada karbon aktif jadi akan kelihatan setelah karbon aktif habis menjadi abu.

Summary
Karbon aktif seringkali disebut sebagai arang aktif yang adalah suatu jenis karbon yang memiliki luas permukaan yang sangat besar. Hal ini bisa dicapai dengan mengaktifkan karbon atau arang tersebut. Hanya dengan satu gram dari karbon aktif, akan didapat suatu material yang memiliki luas permukaan kira-kira sebesar 500m (didapat dari pengukuran adsorpsi gas nitrogen). Dalam hal…


Leave a Reply